Ah, pantaskah aku mengharapkanya? Aku hanyalah gadis yang biasa. Yang bahkan mungkin tak pantas untuknya. Sedangkan yang kuharap adalah sosok yang dapat membimbingku kelak menuju kedamaian abadiNya. Sanggupkah aku mencintainya dalam diam? Bertahan meski tak pernah ditoleh dan dianggap ada? Sungguh, aku ingin menjadi sebenar-benarnya Muslimah. Berjalan di jalan lurusNya, menjalankan syariatNya serta menjauhi laranganNya.
Aku takut rasa ini akan menjerumuskan dan menjauhkan kebersamaanku bersama Ilahi. Aku takut rasa ini hadir karena dosa-dosaku. Aku takut rasa ini tidak suci sebagaimana seharusnya. Kumohon ya Allah jika memang semua ini hadir karena takdirMu, jagalah rasa ini tetap suci dan tidak tercampur oleh rasa yang tidak wajar. Jagalah aku dari segala kemaksiatan yang mungkin terjadi. Bimbinglah aku selalu ke jalan yang Kau anugerahi dan Kau ridhoi.
Aku percaya akan janjiMu ya Allah, laki-laki yang baik untuk wanita yang baik dan wanita yang baik untuk laki-laki yang baik. Karena itu, jika memang kami dapat bersatu, bimbinglah kami menjadi diri yang suci. Diri yang Kau ridhoi hidupnya dan matinya. Dan jika memang kami tak mampu bersatu, maka hapuskan dan hilangkan bayangannya dalam hidup dan ingatanku. Berikanlah petunjukMu dan bimbinglah selalu diri kecil ini dalam melangkah.
Jika memang kami tak bersatu, maka satukanlah kami di keabadianMu.
Semoga cinta yang kita miliki dapat suci sebagaimana mestinya dan tidak terjerumus ke dalam jurang maksiat.
Salam :)

No comments:
Post a Comment